Pernahkah Anda merasa produk atau jasa bisnis Anda sebenarnya sangat bagus, tetapi pelanggan sulit membedakannya dari kompetitor?
Anda mungkin sudah tahu bahwa brand positioning (posisi merek) sangat penting untuk membuat bisnis Anda menonjol di pasar yang padat. Namun, ketika harus merumuskannya, muncul banyak kebingungan: Bagaimana cara merangkai kata yang tepat? Apakah pesan ini sudah cukup kuat? Bagaimana agar pesan ini benar-benar pas dengan identitas bisnis?
Tenang. Anda tidak perlu menjadi ahli copywriting atau brand strategist untuk memulainya. Anda bisa memanfaatkan ChatGPT untuk merumuskan brand positioning yang kuat dan tepat sasaran.
Namun, ada satu kesalahan yang paling sering terjadi: langsung mengetik perintah singkat seperti, “Buatkan positioning statement untuk bisnis saya.” Cara tersebut memang bisa menghasilkan kalimat yang terdengar bagus dan puitis, tetapi hasilnya seringkali terlalu generik. Ingat: jika positioning Anda bisa juga menggambarkan kompetitor, itu bukan positioning — itu hanya deskripsi kategori.
Brand positioning yang kuat harus dibangun dari fondasi data yang spesifik: siapa Anda, siapa yang Anda layani, apa masalah mereka, siapa kompetitornya, dan mengapa Anda adalah solusi terbaik. Berikut adalah langkah-langkah praktisnya.
Langkah 1: Login ke ChatGPT dan Susun Prompt Informasi Brand
Pertama, buka dan login ke akun ChatGPT Anda. Jangan langsung meminta AI membuatkan kalimat positioning. Mulailah dengan menyusun sebuah prompt (instruksi) yang berisi informasi dasar brand Anda. [1-1]

[1-1]
yaitu nama brand, jenis produk/jasa, serta lokasi brand.
Setelah identitas dasar masuk, Anda harus menjelaskan secara lebih dalam mengenai ekosistem bisnis Anda, meliputi:
- Target Audience — Siapa secara spesifik yang paling membutuhkan produk Anda?
- Masalah Utama Pelanggan — Apa hambatan atau pain point terbesar yang mereka hadapi?
- Kompetitor Utama — Siapa pesaing langsung atau alternatif yang biasa dipakai pelanggan Anda hari ini?
- Keunggulan Produk — Apa yang membuat Anda berbeda dan lebih baik dari kompetitor?
- Bukti Keunggulan — Testimoni, data, sertifikasi, atau studi kasus apa yang mendukung klaim Anda?
- Gaya Brand (Tone) — Bagaimana karakter bahasa brand Anda? (Profesional, ramah, energik, inovatif, atau ramah lingkungan)
Semakin spesifik dan jujur informasi yang Anda isi, semakin tajam hasil yang akan diberikan ChatGPT.
Langkah 2: Kirim Prompt, Lalu Biarkan ChatGPT Menganalisis dan Merekomendasikan
Setelah semua informasi terisi, kirim (send) prompt tersebut. [2-1]
[2-1]
ChatGPT akan mulai menganalisis seluruh informasi brand yang Anda berikan — mulai dari siapa targetnya, masalah apa yang diselesaikan, hingga bagaimana posisi Anda dibandingkan kompetitor.
Hasilnya bukan hanya satu kalimat. ChatGPT akan:
- Menghasilkan lima alternatif brand positioning statement — masing-masing dengan sudut pandang dan penekanan pesan yang berbeda (misalnya: penekanan pada kecepatan, pada kualitas, pada harga, pada emosi pelanggan, atau pada diferensiasi terhadap kompetitor).
- Merekomendasikan satu pilihan terbaik dari kelima alternatif tersebut.
- Memberikan alasan mengapa pilihan itu dianggap paling kuat — misalnya karena paling spesifik, paling mudah dibuktikan, paling membedakan dari kompetitor, dan paling sesuai dengan gaya brand Anda.
Catatan penting: review dan sesuaikan.
Meskipun AI sudah memberikan rekomendasi terbaik, pekerjaan Anda belum selesai. ChatGPT adalah alat bantu, bukan pemilik bisnis. Baca kelima alternatif dan rekomendasi tersebut, lalu tanyakan pada diri Anda: Apakah kalimat ini benar-benar mewakili jiwa bisnis saya? Apakah ada kata yang terdengar kaku, berlebihan, atau bisa juga diucapkan oleh kompetitor?
Silakan edit, tweak, atau gabungkan elemen dari beberapa alternatif agar pesannya benar-benar pas dan terasa seperti brand Anda sendiri.
Setelah Positioning Statement Jadi, Apa yang Harus Dilakukan?
Brand Positioning Statement yang sudah final bukan untuk disimpan di dokumen dan dilupakan. Gunakan sebagai fondasi seluruh aktivitas komunikasi bisnis Anda:
- Copywriting Iklan — Jadikan sebagai pesan utama (headline) di kampanye digital Anda.
- Konten Media Sosial — Gunakan sebagai panduan tone dan topik saat membuat content plan.
- Halaman Website — Letakkan di bagian Hero Section atau About Us agar pengunjung langsung paham nilai bisnis Anda.
- Pitch Deck Sales — Bekali tim sales agar punya satu pesan yang konsisten saat mendekati klien.
Dengan begitu, positioning statement tidak berhenti sebagai dokumen, tetapi benar-benar menentukan bagaimana bisnis Anda berkomunikasi dan memasarkan produknya.
Kesimpulan
Membuat brand positioning dengan ChatGPT sebenarnya tidak harus rumit dan memakan waktu berhari-hari. Kuncinya hanya dua: pertama, login ke ChatGPT dan masukkan informasi brand secara lengkap — nama, jenis, lokasi, target audiens, masalah pelanggan, kompetitor, keunggulan, bukti keunggulan, hingga gaya brand. Kedua, kirim prompt tersebut dan biarkan ChatGPT menganalisisnya, menghasilkan lima alternatif positioning statement, lalu merekomendasikan satu pilihan terbaik beserta alasannya.
AI membantu Anda menerjemahkan visi bisnis yang abstrak menjadi kalimat yang tajam, jelas, dan berdampak. Anda cukup menyiapkan datanya, memoles hasilnya dengan sentuhan personal, dan hasil akhirnya adalah pesan brand yang tidak hanya terdengar bagus — tetapi benar-benar membuat bisnis Anda menonjol dan diingat oleh pelanggan.


