Cara Membuat Landing Page dengan HubSpot

gemini generated image 8fxv288fxv288fxv
Pernahkah Anda ingin membuat landing page untuk kampanye marketing atau peluncuran produk, tetapi justru bingung harus mulai dari mana?
Anda mungkin sudah tahu bahwa landing page sangat penting untuk mengumpulkan lead dan meningkatkan konversi. Namun, ketika harus membuatnya, muncul banyak pertanyaan: Desain seperti apa yang harus dipakai? Copywriting apa yang harus ditulis? Bagaimana agar tampilannya rapi di HP dan laptop? Dan apakah halaman ini sudah cukup optimal untuk SEO?
Tenang. Anda tidak perlu menjadi seorang web developer atau desainer grafis profesional untuk memulainya.
Dalam artikel ini, Anda akan belajar cara membuat landing page menggunakan HubSpot, memanfaatkan bantuan AI (Breeze Assistant) untuk memangkas waktu pembuatan, mulai dari menyusun struktur hingga mempublikasikannya.

Jangan Langsung Membuat Halaman dari Nol (Blank Page)

Ada satu kesalahan yang sering terjadi ketika membuat landing page: langsung memilih template kosong dan mulai mengetik satu per satu dari atas ke bawah.
Cara tersebut memang memberikan kebebasan penuh, tetapi sering kali membuat Anda stuck di tengah jalan. Anda bisa menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk memikirkan struktur halaman, menyusun copywriting, atau mengatur agar tombol CTA (Call to Action) sejajar dengan gambar.
Padahal, HubSpot kini memiliki fitur AI bernama Breeze Assistant. Alih-alih membangun blok demi blok, biarkan AI membuatkan dasar struktur, copy, dan tata letaknya terlebih dahulu berdasarkan instruksi yang Anda berikan. Anda hanya perlu menyempurnakannya agar sesuai dengan brand.
Berikut adalah langkah-langkah praktisnya:

Langkah 1: Masuk ke Menu Landing Pages dan Pilih “Create with AI”

Sebelum mulai mendesain, pastikan Anda berada di menu yang tepat.

Masuk ke Akun HubSpot, klik More>Content>Landing Page. [1-1]
screenshot 2026 10 20 140944
[1-1]

Lalu, Pilih Create>Create with AI. [1-2]
screenshot 2026 10 20 141852
[1-2]

Dengan memilih opsi ini, Anda tidak langsung disuguhi kanvas kosong, melainkan langsung diarahkan ke ruang kerja AI HubSpot.

Langkah 2: Berikan Instruksi yang Jelas pada Breeze Assistant

Setelah masuk ke editor, panel Breeze Assistant akan terbuka di sebelah kiri. Di sinilah Anda “berbicara” dengan AI untuk membuatkan halaman Anda.

Tulis deskripsi halaman yang Anda inginkan di kolom chat. Masukkan tujuan halaman, target audiens, tone bahasa, dan poin-poin penting. [2-1]
screenshot 2026 10 20 142059
[2-1]

Contoh prompt yang bisa Anda gunakan:

” Buat landing page untuk jasa pembuatan website UMKM di Indonesia.
Tujuan halaman: Mendapatkan calon pelanggan yang mengisi formulir konsultasi gratis.
Target audiens: Pemilik UMKM dan bisnis lokal berusia 20–45 tahun yang ingin mempromosikan bisnisnya secara online.
Tone bahasa: Profesional, ramah, persuasif, dan mudah dipahami.
Poin-poin penting:

  • Headline menarik: “Bantu Bisnis Anda Tampil Profesional di Internet”.
  • Tampilkan 3 manfaat utama menggunakan jasa pembuatan website.
  • Jelaskan layanan yang ditawarkan dan proses pengerjaannya.
  • Tambahkan testimoni pelanggan asli atau placeholder jika belum tersedia.
  • Sediakan formulir berisi nama, nama bisnis, dan nomor WhatsApp.
  • Tambahkan tombol CTA “Konsultasi Gratis” yang mengarahkan pengunjung ke formulir.
  • Sertakan FAQ untuk menjawab pertanyaan calon pelanggan.
  • Gunakan desain modern minimalis dengan warna biru dan putih.
  • Pastikan tampilan responsif di HP dan desktop.

Susun landing page dengan rapi dan fokus mengajak pengunjung mengisi formulir konsultasi. Jangan membuat testimoni atau klaim yang belum terbukti. ”

Setelah instruksi ditulis, klik Send.
Breeze Assistant akan memproses permintaan Anda dan secara otomatis membuatkan struktur halaman, menuliskan headline, body text, hingga menyarankan penempatan gambar dan formulir.

Langkah 3: Kustomisasi Tampilan dan Tata Letak

AI telah membuatkan fondasi yang bagus, sekarang saatnya Anda menyempurnakannya agar 100% mencerminkan brand Anda.

Setelah Layout dibuat, kamu bisa langsung edit Landing Page sesuai yang kamu inginkan dengan klik “Buka dan edit landing page”. [3-1]
screenshot 2026 10 20 144152
[3-1]

Jika sudah kamu Sesuaikan, Klik “Preview” untuk melihat tampilan halaman Landing Page. [3-2]
screenshot 2026 10 20 144304
[3-2]

HubSpot’s new content editor memungkinkan Anda melakukan ini dengan sangat mudah tanpa perlu pindah-pindah tools.

  • Edit Teks Secara In-line: Anda tidak perlu klik dua kali atau membuka menu terpisah. Cukup klik langsung pada teks di halaman, dan ubah kata-katanya sesuai keinginan.
  • Atur Tema (Theme): Di bagian atas editor, klik menu Theme. Di sini Anda bisa mengubah font, ukuran teks, dan palet warna (seperti warna primer, aksen, dan tombol) secara global. Perubahan yang Anda buat di sini akan otomatis diterapkan ke seluruh halaman, menjaga konsistensi brand.
  • Drag-and-Drop Elemen: Jika ada bagian (section) atau elemen (seperti gambar, tombol, atau form) yang ingin dipindah, cukup klik elemen tersebut, lalu gunakan drag-and-drop atau panah Move up/down di toolbar kiri.

Cek Tampilan di Preview: Jangan lupa cek tampilan halaman. Editor HubSpot menampilkan tampilan desktop dan mobile secara berdampingan. Pastikan ukuran teks, tombol, dan gambar tetap rapi dan mudah dibaca saat dilihat dari layar HP.

Langkah 4: Atur SEO dan Publish Halaman

Landing page yang indah tidak akan berguna jika tidak bisa ditemukan di mesin pencari atau belum dipublikasikan. Sebelum halaman live, pastikan pengaturan dasarnya sudah benar.

di pojok kanan atas, Klik “Settings”. [4-1]
screenshot 2026 10 20 144441
[4-1]

Lalu isi bagian kolom “Page Title & Meta Depscription”, dan kamu bisa mengganti domain “Page Url”. [4-2]
screenshot 2026 10 20 144545

[4-2]

Jika sudah di Setting, Klik “Pubish” untuk menayangkan Halaman Anda secara langsung. [4-3]
screenshot 2026 10 20 144836


Setelah Landing Page Jadi, Apa yang Harus Dilakukan?

Membuat dan mempublikasikan landing page bukanlah garis akhir. Landing page adalah aset digital yang harus terus dioptimalkan.
Gunakan halaman yang sudah jadi tersebut untuk:
  1. Menghubungkan ke Kampanye: Di menu Settings, asosiasikan landing page Anda dengan Marketing Campaign tertentu di HubSpot agar pelacakan konversinya lebih terpusat.
  2. Menganalisis Konversi: Pantau berapa banyak pengunjung yang datang, dan berapa persen yang akhirnya mengisi formulir atau mengklik tombol CTA.
  3. Melakukan A/B Testing: Jika konversi rendah, cobalah ubah headline, perbesar tombol CTA, atau tambahkan testimoni pelanggan yang lebih meyakinkan.
  4. Mempromosikannya: Bagikan URL landing page ini melalui email newsletter, postingan media sosial, atau iklan berbayar.

Kesimpulan

Membuat landing page menggunakan HubSpot sebenarnya tidak harus memakan waktu berhari-hari atau membutuhkan keahlian coding.
Yang perlu diingat, AI di HubSpot (Breeze Assistant) bukan untuk menggantikan sentuhan manusia, melainkan untuk menghilangkan hambatan saat memulai. AI membantu Anda menyusun struktur dan copywriting awal, sehingga Anda bisa fokus pada strategi, penyesuaian brand, dan optimasi konversi.
Cukup siapkan tujuan kampanye Anda, berikan instruksi yang jelas pada AI, kustomisasi tampilannya, dan publikasikan. Dengan cara ini, Anda bisa segera fokus pada hal yang paling penting: mengubah pengunjung landing page menjadi pelanggan setia.

Referensi
  1. https://knowledge.hubspot.com/website-and-landing-pages/create-and-customize-pages-in-the-new-editor
  2. https://academy.hubspot.com/lessons/creating-landing-pages-in-hubspot
  3. https://blog.hubspot.com/marketing/how-to-create-a-landing-page
  4. https://knowledge.hubspot.com/website-and-landing-pages/create-and-customize-pages

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top