Pernahkah Anda ingin membuat iklan TikTok untuk bisnis, tetapi justru bingung harus mulai dari mana?
Anda mungkin sudah tahu bahwa TikTok adalah platform yang luar biasa untuk menjangkau audiens secara organik maupun berbayar. Namun, ketika mulai membuat copy atau naskah iklannya, muncul banyak pertanyaan: Bagaimana cara menulis hook yang bisa menghentikan scrolling dalam 3 detik pertama? Bagaimana menyesuaikan tone agar terdengar natural dan tidak kaku seperti iklan TV? Dan bagaimana memastikan pesan produk tersampaikan tanpa terdengar seperti sedang berjualan secara agresif?
Tenang. Anda tidak perlu menjadi copywriter profesional atau menghabiskan waktu berjam-jam untuk brainstorming ide.
Dalam artikel ini, Anda akan belajar cara membuat copy iklan TikTok menggunakan GravityWrite, mulai dari memasukkan detail produk hingga menghasilkan naskah iklan yang relatable, menarik, dan siap digunakan untuk syuting video.
Jangan Langsung Minta AI Membuat Iklan TikTok Tanpa Konteks
Ada satu kesalahan yang sering terjadi ketika menggunakan AI untuk membuat iklan: langsung mengetik perintah yang terlalu umum seperti, “Buatkan iklan TikTok untuk produk skincare.”
Cara tersebut memang bisa menghasilkan naskah. Namun, hasilnya biasanya akan terdengar generik, kaku, dan tidak sesuai dengan budaya unik di TikTok. Iklan TikTok yang sukses sangat bergantung pada hook yang kuat, tone yang kasual, dan pemahaman mendalam tentang siapa yang menonton.
GravityWrite memiliki tools khusus yang dirancang untuk memahami konteks platform. Namun, AI tetap membutuhkan “bahan bakar” berupa detail produk dan target audiens yang jelas dari Anda agar hasilnya bisa langsung dipakai. Berikut adalah langkah-langkah praktisnya:
Langkah 1: Akses Menu TikTok Ads di GravityWrite
Sebelum mulai menulis, pastikan Anda berada di tools yang tepat untuk platform TikTok.
Pertama, login ke GravityWrite, Masuk ke bagian tools di sebelah kiri. [1-1]
[1-1]
Cari Menu Advertising tools di bagian Category. [1-2]
[1-2]
pilih tiktok ads. [1-3]
[1-3]
Setiap platform memiliki karakteristik yang berbeda. Iklan Google Ads berfokus pada kata kunci dan niat pencarian (search intent), sedangkan iklan TikTok berfokus pada visual, hook yang cepat, dan tone yang menghibur atau edukatif. Dengan memilih menu khusus “TikTok ads”, GravityWrite akan secara otomatis menyesuaikan framework dan gaya bahasanya agar sesuai dengan algoritma dan preferensi pengguna TikTok, sehingga Anda tidak perlu lagi repot meminta AI untuk “mengubah gaya bahasa menjadi lebih santai”.
Langkah 2: Isi Detail Produk dan Target Audiens
Kolom “What’s the focus of your tiktok ad?” diisi dengan menjelaskan produk yang ingin dipromosikan dan jenis iklan yang ingin dibuat. [2-1]
[2-1]
Lalu, kolom “Who is your target Audience?” diisi dengan deskripsi produk dan target audiens. [2-2]
[2-2]
Langkah 3: Generate dan Pilih Copy yang Tepat
Setelah semua detail dimasukkan, saatnya membiarkan AI bekerja.
Klik tombol Create Content. [3-1]
[3-1]
Dalam hitungan detik, GravityWrite akan menghasilkan beberapa pilihan copy iklan TikTok. Hasilnya biasanya sudah mencakup Hook (3 detik pertama untuk menahan scrolling), Body (penjelasan manfaat produk secara singkat), dan Call to Action (CTA) yang sesuai.
Tips Tambahan:
- Baca dan Sesuaikan: Bacalah hasil generate tersebut dengan suara keras. Jika terdengar terlalu kaku, Anda bisa mengeditnya secara manual atau menggunakan fitur rewrite di GravityWrite untuk membuatnya lebih kasual.
- Tambahkan Emoji: Pengguna TikTok sangat responsif terhadap emoji. Gunakan fitur tambahan di GravityWrite untuk menyisipkan emoji yang relevan agar copy terlihat lebih hidup.
- Pilih yang Terbaik: Anda tidak harus menggunakan semua generate. Ambil hook dari opsi pertama, dan gabungkan dengan CTA dari opsi kedua.
Setelah Iklan Jadi, Apa yang Harus Dilakukan?
Copy iklan dari GravityWrite bukanlah langkah akhir, melainkan naskah dasar (draft) untuk eksekusi video Anda.
Gunakan hasil generate tersebut sebagai panduan untuk:
- Syuting Video: Gunakan hook yang dihasilkan AI sebagai kalimat pembuka di 3 detik pertama video Anda.
- Menentukan Visual: Jika copy menyebutkan “transisi cepat”, pastikan Anda mengambil footage yang dinamis.
- A/B Testing: GravityWrite biasanya memberikan beberapa variasi. Gunakan variasi hook yang berbeda untuk 2 atau 3 video iklan yang berbeda, lalu lihat mana yang memiliki Click-Through Rate (CTR) tertinggi di TikTok Ads Manager.
Daripada bertanya: “Ide video TikTok apa yang sedang viral?”
Anda kini bisa bertanya: “Bagaimana cara mengadaptasi hook dari GravityWrite ini ke dalam tren audio yang sedang berjalan di TikTok?”
Kesimpulan
Membuat copy iklan TikTok menggunakan GravityWrite sebenarnya tidak harus memusingkan.
Yang perlu diingat, GravityWrite bukan alat yang merekam video untuk Anda, melainkan alat yang membantu Anda meracik kata-kata, hook, dan struktur iklan agar sesuai dengan gaya TikTok dalam hitungan detik. AI membantu Anda melewati fase blank atau kehabisan ide, sehingga Anda bisa langsung fokus pada eksekusi visual dan syuting.
Cukup siapkan detail produk dan target audiens, masukkan ke dalam kolom TikTok Ads di GravityWrite, lalu ikuti tahap demi tahap di atas. Hasil akhirnya bukan sekadar teks generik, melainkan naskah iklan yang terstruktur, menarik, dan siap untuk dikonversi menjadi penjualan.
Referensi


